Jokowi Harus Jelaskan Kenapa Anggaran Honorer K2 Jadi CPNS Tak Tercantum Dalam APBN

Info CPNS kali ini tentang Jokowi Harus Jelaskan Kenapa Anggaran Honorer K2 Jadi CPNS Tak Tercantum Dalam APBN. Semoga bermanfaat bagi masyarakat umum yang berminat untuk mengikuti CPNS Tahun 2016 ini. Perlu Pengunjung ketahui bahwa semua postingan yang berada di blog INFO CPNS ini didapatkan dari berbagai sumber resmi seperti Kemenpan-RB, BKN, Panselnas CPNS, dan sumber terpercaya lainnya berkaitan informasi dan Seleksi Pendaftaran CPNS 2016.


Presiden Joko Widodo diharapkan memenuhi tuntutan para honorer kategori dua (K2) yang akan demo besar-besaran dengan ‘mengepung’ Istana pada 10 Februari 2016 mendatang. Tuntutannya adalah agar diangkat menjadi CPNS.

Desakan itu disampaikan Wakil Ketua Komite III DPD Fahira Idris, dalam keterangan persnya, (Selasa, 2/2).

Menurutnya, kemampuan keuangan negara yang tidak mencukupi untuk membiayai honorer K2 menjadi CPNS adalah alasan klasik. Karena itu Pemerintah seharusnya sejak awal punya solusi mensiasati persoalan ini.

Apalagi, sebenarnya, pada RAPBN 2016 terdapat anggaran untuk pengangkatan guru honorer, dan DPR telah setuju, tetapi ketika menjadi APBN anggaran tersebut tidak tercantum.

"Artinya anggaran tersedia, tetapi diprioritaskan buat yang lain. Presiden harus mampu jelaskan ini. Pembangunan infrastruktur penting, tetapi pembangunan manusia lewat pendidikan jauh lebih penting," tegasnya.

"Dan para guru honorer ini adalah salah satu tulang punggung pembangunan manusia itu. Pemerintah harus bisa pilah prioritas. Saat ini pengangkatan honorer K2 menjadi CPNS terutama tenaga guru adalah prioritas," sambung Fahira.

Terkait soal benturan regulasi, Fahira berpendapat sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, Presiden punya ‎diskresi untuk pengangkatan honorer K2.

"Presiden bisa keluarkan Perpres. Saya rasa Parlemen (DPR dan DPD) akan mendukung itu. Jadi tidak perlu ada kekhawatiran. Dengan begini, anggaran pengangkatan honorer K2 menjadi CPNS terutama tenaga guru bisa dimunculkan lagi dalam RAPBN Perubahan 2016," demikian Fahira.

Bagi Anda yang belum berhasil lolos di CPNS 2014 dan CPNS 2015, persiapkan diri Anda untuk menghadapi Tes CPNS 2016 yang persaingannya semakin ketat. Dapatkan Panduan lengkap lolos Tes CPNS, KLIK DISINI

0 Response to "Jokowi Harus Jelaskan Kenapa Anggaran Honorer K2 Jadi CPNS Tak Tercantum Dalam APBN"

Post a Comment